Home » Objek Wisata » Garut Utara » Pesona Panorama Situ Bagendit

Pesona Panorama Situ Bagendit

|

Mentari pagi mendampingi perjalanan kami menuju ke salah satu tempat Wisata Garut yang cukup tersohor di Jawa Barat yaitu Situ Bagendit yang berada di desa Bagendit, Kec. Banyuresmi, Kab. Garut. Kami memulai start dari depan gerbang sekolah yang ada di jl. Suherman, saat itu saya bersama teman wanita saya. Kami berangkat sekitar pukul 08.30 WIB dengan menunggangi kuda besi milikku, perjalanan kami tempuh selama 10 menit atau sekitar 6 km dari lokasi kami memulai start. Perjalanan kami rasa cukup menyenangkan karena lalulintas sedang lenggang seakan memberikan jalan bagi kami untuk cepat sampai di sana, diperjalanan kami disuguhi pemandangan pesawahan dan perkebunan yang sedang di garap oleh para petani. Kami seakan sedang menyaksikan tarian para petani dengan cangkul mereka.

situ bagendit ok

Akhirnya kami tiba di depan pintu masuk Situ Bagendit pukul 08.40 WIB, kami langsung mencari tempat untuk mengistirahatkan kuda besiku ini. Saya harus membeli tiket terlebih dahulu untuk bisa masuk kedalam, harga tiketnya pun sangat murah yaitu Rp.3.000 untuk dewasa dan Rp.1.500 untuk anak-anak. Kawasan ini beroperasi setiap hari dari pukul 07.00-17.00 WIB. Riak air melambai menyambut kedatangan kami saat tiba di situ bagendit, kami langsung mencari lokasi istirahat yang nyaman untuk melepas rasa lelah di tubuh selama perjalanan. Cuaca yang cerah dipadu angin yang berhembus pelan menambah kenyamanan saat kami berteduh di sebuah pohon yang lumayan besar. Sejauh mata memandang banyak wisatawan yang datang bersama keluarga atau mungkin dengan sahabat mereka. Sekilas teringat sejarah terbentuknya Situ Bagendit ini, rasanya ingin aku kembali melihat kejadiannya secara real.

situ bagendit

Menurut warga sekitar Legenda Situ Bagendit ialah terdiri atas 2 suku kata yaitu Situ yang artinya danau dan Bagendit berasa dari Nyai Endit. Ceritanya bahwa dahulu kala disebuah desa terpencil ada seorang janda muda yang kaya raya yang sangat pelit, serakah, tamak,dan kikir terhadap warga desa itu. Nyi Endit tidak pernah mau memberikan sedikitpun bantuan dan tak segan-segan mengusir para warga yang meminta bantuannya.

dsfs

Suatu ketika datang seorang kakek-kakek tua renta datang dengan membawa sebuah tongkat ditangannya. Kakek tua itu datang untuk meminta air kepada Nyai Endit, bukannya air yang ia dapat melainkan pukulan dan hinaan dari Nyai Endit. Saat itu sang kakek tua yang sudah tak berdaya karena dipukuli oleh nyi endit bangkit lalu menancapkan tongkat yang ia bawa. Saat dicabut kembali tiba-tiba menyemburlah air dari lubang bekas tongkat itu ditancapkan dan pada saat itu pula kakek-kakek itu menghilang. Semakin lama semburan airnya semakin deras saat warga berlarian menyelamatkan diri Nyi Endit sibuk menyelamatkan semua harta bendanya. Tanpa ia sadari air sudah menggenangi seluruh desa. Dan akhirnya Nyi Endit yang tidak bisa menyelamatkan diri tenggelam bersama seluruh harta bendanya. Desa yang hanya tergenang air kini telah berubah menjadi sebuah danau dan warga desa yang selamat menamainya dengan Situ Bagendit.

img_1815

Lalu saya dibangunkan dari lamunan tentang Legenda Situ Bagendit ini oleh teman wanita saya. Setelah selesai beristirahat kami melanjutkan untuk menikmati keindahan hamparan air bak lautan berlian yang berkilau dipadu dengan background pegunungan. Sungguh pemandangan luar biasa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata bahwa inilah karya tuhan. Tak jarang kami sering melihat para warga berdiri diatas sebuah rakit sambil memegang jaring yang sedang mencari ikan. Di kawasan ini terdapat macam wahana baik untuk keluarga seperti taman bermain anak, kereta api mini, sepedah air, rakit, bangku taman, shelter dan fasilitas lainnya. Kami mencoba salah satu wahana yang ada disana yaitu menaiki sepedah air yang berbentuk angsa kami harus membayar Rp.10.000/15 menit. Kami diharuskan mengayuh pedal bersama-sama agar bisa melaju. Setelah selesai kami langsung mencari makan karena waktu sudah menunjukan pukul 12.00 WIB. Disekitar kawasan banyak warung dan pedagang yang menjual berbagai macam dagangan serta makanan khas garut.

ampsa

Setelah selesai makan siang kami lalu melanjutkan menyusuri jalan setapak dipinggir Situ Bagendit. Sambil mengobrol dengan teman wanita saya dan menikmati pemandangan yang indah. Tak terasa hari sudah sore matahari saat saya lihat jam sudah pukul 16.30 WIB, saatnya kami pulang tak ingin rasanya meninggalkan tempat yang menakjubkan ini. kami menyusuri jalan yang tadi kami lewat dan menuju gerbang pintu masuk. Kami di arahkan oleh para penjaga kemana jalan untuk keluar. Diperjalanan saya teringat kembali pemandangan yang sangat luar biasa, menikmati Pesona Panorama Situ Bagendit yang eksotis suatu saat kita akan bertemu lagi di wisata berikutnya.

Rendy Thea
Life is an adventure, enjoy life while you can.
So Woles aja Mas Bro ^_^ !!!


Booking Penginapan & Info Paket Wisata Garut

Mobile phone, sms, whatsapp : 0822-1881-4444
Phone : 0262-2802146
Email : info@pancamediatravel.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*