Oleh-oleh & Kerajinan

Sentra Kulit Sukaregang Garut: Lokasi, Toko, Parkir, dan Tips

Jajang Yusup
Jajang Yusup

5 menit baca

Diperbarui

Interior toko kulit di Garut dengan rak tas dan dompet serta tumpukan jaket kulit terbungkus plastik

Ringkasan

Sentra kulit Sukaregang di Jalan Ahmad Yani dan Gagak Lumayung, Garut Kota, menjual jaket, tas, dompet, dan sepatu kulit langsung dari pengrajin. Pada Juni 2026 tercatat 15.987 kunjungan.

Info Sentra Kerajinan Kulit Sukaregang

Terakhir dicek: 31 Oktober 2026

Alamat
Jl. Ahmad Yani dan Jl. Gagak Lumayung, Kawasan Sukaregang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa BaratKec. Garut Kota · Garut Kota
Akses
Sekitar 10–15 menit dari pusat Kota Garut; gapura besar menandai kawasan. Belum ada lahan parkir khusus bus, bus sering parkir di bahu Jl. Ahmad Yani.
Waktu terbaik
Hari kerja; akhir pekan dan libur panjang padat dan rawan macet

Kisaran harga

  • Produk kulit (dompet kecil hingga jaket premium)Mulai Rp100 ribu untuk dompet kecil hingga jutaan untuk jaket premium (Radar Garut, Feb 2026); dapat berubahRp100.000 / per barang

Harga per Oktober 2026, dapat berubah sewaktu-waktu. Konfirmasi ke pengelola sebelum berkunjung.

Fasilitas

  • Deretan toko dan kios produk kulit
  • Bengkel produksi yang sebagian terbuka untuk dilihat
  • Layanan pesanan model sendiri di banyak toko
Daftar isi Tampilkan

Sentra kulit Sukaregang adalah kawasan belanja produk kulit di Kecamatan Garut Kota, berpusat di Jalan Gagak Lumayung dan Jalan Ahmad Yani. Di sini Anda bisa membeli jaket, tas, dompet, sepatu, dan sarung tangan kulit langsung dari toko pengrajin, sekaligus melihat sebagian proses produksinya. Menurut data Disparbud Garut yang dikutip Infogarut, kawasan ini mencatat 15.987 kunjungan pada Juni 2026 dan menempati peringkat ketujuh destinasi terpadat di Garut.

Ulasan berikut membahas Sukaregang sebagai tujuan kunjungan: lokasi, sejarah singkat, jenis toko, waktu datang, parkir, dan cara berbelanja dengan aman. Harga dan ciri jaket kulit dibahas terpisah di panduan harga dan ciri jaket kulit Garut.

Lokasi dan Cara Menuju Sentra Kulit Sukaregang

Pusat belanjanya berada di Jalan Ahmad Yani dan sekitar Jalan Gagak Lumayung, Kelurahan Sukaregang, Kecamatan Garut Kota. Gapura besar menandai pintu masuk kawasan. Toko-toko berderet di sepanjang jalan sekitar 500 meter, sehingga nyaman ditelusuri dengan berjalan kaki.

Radar Garut menyebut lokasi ini sekitar 10–15 menit dari pusat Kota Garut. Anda bisa datang dengan mobil pribadi, ojek daring, atau angkutan umum. Dari Bandung, perjalanan ke kawasan ini sekitar tiga jam menurut Good News From Indonesia, tergantung kepadatan jalur.

Sejarah Singkat: dari Penyamakan ke Wisata Belanja

Industri kulit Sukaregang tumbuh sejak masa kolonial. Sumber menyebut tahun yang berbeda, yaitu 1920-an dan 1930-an. Pada awalnya kulit dipakai untuk kebutuhan transportasi, seperti jok delman dan sadel sepeda.

Setelah kemerdekaan, Haji Muhtar dan Haji Usman disebut sebagai perintis penyamakan di kawasan ini. Jaket kulit domba kemudian menjadi produk andalan. Kerajinan kulit Sukaregang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Jawa Barat, diumumkan Disparbud Jawa Barat pada 9 Januari 2025.

Skala industrinya juga besar. Pada Januari 2025, Wakil Menteri Koperasi menyebut Garut menyumbang sekitar 25 persen produk kulit nasional. Ketua DPW Asosiasi Bumi Putra Nusantara Indonesia memperkirakan ada 1.000–1.500 UMKM kulit di seluruh Garut, termasuk penjahit dan toko.

Jenis Toko dan Produk yang Dijual

Penjual di Sukaregang beragam, dari kios kaki lima dan toko sederhana sampai toko ritel dan ruko yang lebih rapi. Sebagian toko fokus pada satu jenis barang, misalnya sepatu atau jaket. Toko lain menjual campuran produk.

  • Jaket kulit, terutama model bomber dan biker dari kulit domba.
  • Tas dan dompet, mulai dari selempang, tote bag, ransel, sampai pemegang kartu.
  • Sepatu dan sandal, banyak memakai kulit sapi yang lebih tebal.
  • Aksesori, seperti ikat pinggang, topi kulit, gantungan kunci, dan sarung tangan.

Radar Garut (Februari 2026) mencatat harga mulai sekitar Rp100 ribu untuk dompet kecil hingga jutaan rupiah untuk jaket premium, per Oktober 2026 dapat berubah. Banyak toko menerima pesanan model sendiri. Untuk sarung tangan berkendara, lihat juga ulasan sarung tangan motor kulit Garut.

Ada pula kompleks Piazza Firenze yang diresmikan pada Januari 2025. Kompleks bergaya Italia ini berisi 56 kios pengrajin kulit terkurasi beserta gerai makanan, sehingga cocok bila Anda ingin membandingkan merek lokal di satu tempat.

Deretan tas tangan kulit hitam buatan pengrajin Garut yang disusun rapat
Produk kulit pengrajin Garut siap kirim.

Jam Buka, Keramaian, dan Parkir

Tidak ada jam buka seragam untuk seluruh kawasan karena setiap toko mengatur jamnya sendiri. Cek profil Google Maps atau media sosial toko yang ingin Anda datangi, terutama bila berkunjung pagi sekali atau malam.

Hari kerja cenderung sepi, sedangkan akhir pekan dan libur panjang ramai. RRI (Februari 2026) melaporkan kemacetan di Jalan Ahmad Yani pada akhir pekan dan libur panjang. Kawasan ini belum memiliki lahan parkir khusus bus wisata, sehingga bus rombongan sering parkir di bahu jalan.

  • Datang pada hari kerja bila ingin berbelanja dengan tenang.
  • Rombongan bus sebaiknya menanyakan titik turun dan parkir kepada toko tujuan sebelum berangkat.
  • Bila membawa mobil pribadi, tanyakan lahan parkir toko yang dituju agar tidak menambah kepadatan di bahu jalan.

Melihat Proses Pembuatan dan Penyamakan

Penyamakan kulit terpusat di area belakang deretan toko Sukaregang. Tahap utamanya meliputi perendaman, pengapuran, pengerokan, pewarnaan, dan pengeringan. Sebagian peralatan peninggalan masa Belanda dilaporkan masih dipakai sampai sekarang.

Belum ada paket tur edukasi penyamakan yang terjadwal dan bersumber resmi. Namun, sebagian bengkel di kawasan ini terbuka, sehingga pengunjung bisa melihat produk dijahit atau dirakit. Mintalah izin terlebih dahulu kepada pemilik bengkel sebelum masuk atau memotret, dan hormati area kerja yang berbahan kimia.

Tips Menawar dan Mengenali Kulit Asli

Menawar adalah hal biasa di Sukaregang, seperti di pasar tradisional. Penjual umumnya juga ramah kepada pengunjung yang hanya melihat-lihat. Bandingkan harga di dua atau tiga toko sebelum memutuskan.

  • Lihat pori dan serat. Kulit asli tidak berpola seragam seperti bahan sintetis.
  • Cium aromanya. Kulit asli berbau khas kulit, bukan plastik.
  • Periksa tepi potongan dan jahitan di bagian dalam.
  • Bila ada uji bakar, minta dilakukan di bagian yang Anda pilih sendiri.
  • Waspadai harga yang jauh di bawah kisaran umum untuk kulit domba.

Penjelasan lengkap cara mengecek keaslian ada di panduan jaket di atas. Bila Anda lebih tertarik pada tas dengan nama atau logo sendiri, lihat profil pengrajin tas kulit Garut dengan layanan custom.

Menyusun Kunjungan ke Sukaregang

Sukaregang mudah digabungkan dengan tujuan lain di sekitar kota. Misalnya, berendam di kawasan air panas Cipanas Garut pada sore hari, lalu berbelanja produk kulit keesokan paginya. Rute lengkap dua hari ada di itinerary Garut 2 hari 1 malam.

  1. Tentukan dulu barang yang dicari dan kisaran anggaran.
  2. Bawa uang tunai secukupnya, dan tanyakan pembayaran nontunai di setiap toko.
  3. Untuk pesanan custom, sisakan waktu pengerjaan atau minta dikirim ke rumah.
  4. Simpan nota dan kontak toko bila perlu perbaikan atau penukaran ukuran.

Ingin membawa pulang oleh-oleh lain selain produk kulit? Lihat daftar oleh-oleh Garut beserta tempat membelinya, atau jelajahi kategori oleh-oleh dan kerajinan Garut.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Berapa lama waktu untuk berkeliling Sukaregang?

Deretan toko utama membentang sekitar 500 meter, sehingga bisa ditelusuri berjalan kaki dalam sekali kunjungan. Luangkan waktu lebih bila Anda ingin membandingkan banyak toko atau memesan model sendiri.

Apakah bisa memesan produk kulit Sukaregang dari luar kota?

Bisa. Banyak toko melayani pemesanan lewat media sosial dan pesan singkat, lalu mengirim barang dengan ekspedisi. Pastikan ukuran, bahan, dan biaya kirim disepakati sebelum membayar.

Apa bedanya Sukaregang dan Piazza Firenze?

Sukaregang adalah kawasan toko dan bengkel kulit yang tumbuh sejak masa kolonial di sepanjang jalan. Piazza Firenze adalah kompleks baru yang diresmikan Januari 2025, berisi 56 kios pengrajin terkurasi dalam satu bangunan bergaya Italia.

Apa arti status Warisan Budaya Tak Benda untuk kerajinan kulit Sukaregang?

Status ini adalah pengakuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas keterampilan dan tradisi kerajinan kulit Sukaregang. Penetapannya diumumkan pada 9 Januari 2025. Status ini berlaku untuk tradisi kerajinannya, bukan jaminan mutu setiap toko.

Jajang Yusup

Ditulis oleh

Jajang Yusup