Garut Utara

Curug Citiis Garut: Rute Trekking, Tiket, dan Tips Berkunjung

Jajang Yusup
Jajang Yusup

6 menit baca

Diperbarui

Air terjun Curug Citiis yang mengalir di antara bebatuan di lereng Gunung Guntur Garut

Ringkasan

Curug Citiis adalah air terjun berair dingin di jalur pendakian Gunung Guntur, Desa Pasawahan, Tarogong Kaler, sekitar 15 km dari kota Garut. Curug ini dicapai dengan trekking sekitar 1,5–3 jam dari basecamp Citiis tanpa perlu naik ke puncak.

Info Curug Citiis

Terakhir dicek: 31 Oktober 2026

Alamat
Jalur pendakian Citiis (basecamp Kampung PLP), Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa BaratKec. Tarogong Kaler · Garut Utara
Akses
±15 km dari pusat kota GarutDari pusat kota Garut ke arah Cipanas dan Tarogong Kaler hingga basecamp Citiis di Desa Pasawahan (±15 km), lalu berjalan kaki sekitar 1,5–3 jam melewati Pos 1 ke ruas menuju Pos 2.
Waktu terbaik
Pagi hari pada peralihan musim; debit air menurun saat kemarau dan jalur licin saat hujan

Kisaran harga

  • Tiket kunjungan curugDilaporkan media daring 2025; belum ada tarif resmi 2026, dapat berubahRp5.000 / orang
  • Parkir kendaraanMotor Rp3 ribu dan mobil Rp5 ribu (media 2025); panduan pendakian 2025 menyebut sekitar Rp10 ribu per hari di basecampRp3.000–Rp10.000 / kendaraan

Harga per Oktober 2026, dapat berubah sewaktu-waktu. Konfirmasi ke pengelola sebelum berkunjung.

Fasilitas

  • Parkir dan penitipan kendaraan di basecamp Citiis
  • Warung di sekitar Pos 1 (laporan pendaki)
Daftar isi Tampilkan

Curug Citiis adalah air terjun di jalur pendakian resmi Gunung Guntur, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, sekitar 15 km dari pusat kota Garut. Untuk melihatnya, Anda tidak perlu naik sampai puncak. Cukup berjalan kaki dari basecamp Citiis menyusuri jalur menuju Pos 2, di tengah lereng berbatu dan aliran sungai kecil.

Curug ini cocok bagi Anda yang ingin merasakan suasana Gunung Guntur tanpa pendakian penuh. Berikut gambaran letaknya, asal namanya, rute dan durasi trekking, kisaran biaya yang dilaporkan, aturan kawasan konservasi, serta waktu yang lebih nyaman untuk berkunjung. Angka biaya dicatat per Oktober 2026 dan dapat berubah.

Letak Curug Citiis di Jalur Pendakian Gunung Guntur

Curug Citiis berada di ketinggian sekitar 1.000 mdpl. Lokasinya kerap digambarkan sebagai batas alami dua lanskap yang kontras. Di satu sisi ada lereng Gunung Guntur yang gersang dan berpasir, di sisi lain Gunung Gede yang masih berhutan rimbun. Menurut data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut (2026), kawasan curug ini seluas sekitar 3 hektare dan dikelola masyarakat setempat.

Panduan pendakian terbaru menempatkan curug ini di ruas Pos 1 menuju Pos 2 jalur Citiis. Ruas tersebut didominasi batu besar dan sungai kecil. Lebih ke atas, di sekitar Pos 3, pendaki juga menyebut sumber air yang dikenal sebagai Curug Citiis Atas.

Karena berada di jalur yang sama, curug ini sering menjadi tempat istirahat pendaki yang menuju puncak. Bila Anda berencana melanjutkan ke atas, baca dulu panduan pendakian Gunung Guntur via jalur Citiis yang memuat gambaran tiap pos dan aturan pendakiannya.

Asal Nama dan Cerita di Balik Curug Citiis

Nama Citiis berasal dari bahasa Sunda, gabungan ci (air) dan tiis (dingin). Warga setempat menyebut airnya termasuk yang paling dingin di Garut. Klaim ini cerita turun-temurun, bukan hasil pengukuran, tetapi airnya memang terasa sangat sejuk.

Menurut cerita warga, Gunung Guntur memiliki dua jenis mata air. Mata air dingin mengalir ke arah curug ini, sementara air panasnya keluar di kawasan Cipanas di kaki gunung. Ada pula kisah yang menyebut curug ini dahulu menjadi tempat pertemuan para raja dari berbagai penjuru Jawa. Kisah tersebut adalah kepercayaan setempat yang tidak tercatat dalam sumber sejarah.

Rute dari Kota Garut ke Basecamp Citiis

Titik awal kunjungan adalah basecamp Citiis di Kampung PLP, Desa Pasawahan, tidak jauh dari kawasan pemandian air panas Cipanas. Dari arah Bandung, jalur ini termasuk yang paling dekat.

  1. Kendaraan pribadi: dari Bandung lewat Nagreg menuju Garut, lalu ke arah Cipanas dan Tarogong Kaler hingga Desa Pasawahan. Kendaraan dititipkan di area parkir basecamp.
  2. Angkutan umum: laporan perjalanan tahun 2020 menyebut pengunjung dapat naik bus ke Garut dan turun di SPBU Tanjung. Dari sana tersedia mobil bak terbuka atau ojek ke basecamp, atau berjalan kaki sekitar 2 km.
  3. Dari pusat kota Garut: ojek dan angkutan lokal bisa mengantar sampai kampung terdekat. Tanyakan arah basecamp Citiis kepada warga bila ragu.

Sebagian kawasan kaki Gunung Guntur juga dijelajahi dengan jip. Pada 2022, komunitas jip lokal bersama BUMDes Pasawahan menawarkan tur yang singgah di beberapa curug, termasuk Curug Citiis, Curug Cikoneng, dan Curug Cisawer. Kisaran harga dan pilihan rutenya dirangkum dalam ulasan rute jip dan offroad di Garut.

Trekking dari Basecamp ke Curug: Durasi dan Kondisi Jalur

Dari basecamp, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki. Artikel lama digarut.com menyebut jarak jalan setapaknya sekitar 4 km dari kampung terakhir. Catatan pendaki soal durasi tidak seragam, jadi gunakan angka berikut sebagai perkiraan.

  • Basecamp ke Pos 1: sekitar 1–2 jam, jalan tanah dan bebatuan yang mulai menanjak.
  • Pos 1 ke area curug: sekitar 30–60 menit, melewati batu besar dan aliran sungai kecil.
  • Perjalanan pulang: biasanya sedikit lebih cepat, tetapi tetap hati-hati karena batu bisa licin.

Secara total, siapkan waktu setengah hari untuk pergi dan pulang. Jalurnya terbuka dan minim peneduh di beberapa bagian, sehingga terasa panas di siang hari. Sepatu bersol kasar lebih aman daripada sandal, terutama saat melintasi batu basah di sekitar aliran air.

Yang Perlu Dibawa

  • Air minum dan bekal, karena warung di jalur terbatas.
  • Jaket tipis, sebab udara dan air di sekitar curug dingin.
  • Pakaian ganti bila ingin bermain air.
  • Kantong untuk membawa turun sampah Anda.
  • Obat-obatan pribadi dan senter bila turun menjelang sore.

Tiket, Parkir, dan Aturan Kawasan Konservasi

Belum ada tarif resmi 2026 yang kami temukan khusus untuk Curug Citiis. Media daring melaporkan tiket kunjungan sekitar Rp5 ribu per orang, dengan parkir motor sekitar Rp3 ribu dan mobil sekitar Rp5 ribu. Panduan pendakian 2025 menyebut parkir di basecamp sekitar Rp10 ribu per hari.

Bila Anda melanjutkan pendakian, berlaku tiket pendakian yang dilaporkan sekitar Rp15 ribu per orang dan pendaftaran di basecamp. Semua angka ini dapat berubah, jadi siapkan uang tunai dan konfirmasikan tarif kepada petugas di lokasi.

Sebagian besar kawasan Gunung Guntur berstatus cagar alam di bawah BBKSDA Jawa Barat. Kegiatan wisata hanya diizinkan di zona Taman Wisata Alam dan jalur resmi. Selama berkunjung:

  • Tetap di jalur setapak resmi dan jangan membuka jalur baru.
  • Jangan memetik tanaman, berburu, atau membuat api unggun.
  • Bawa turun semua sampah, termasuk bungkus makanan dan botol.
  • Jangan berkunjung sendirian, terutama bila ingin naik lebih jauh dari curug.

Waktu Terbaik dan Hal yang Perlu Diwaspadai

Debit air Curug Citiis dilaporkan menurun pada musim kemarau. Sebaliknya, pada musim hujan alirannya lebih deras, tetapi jalur batu menjadi licin. Peralihan musim sering menjadi pilihan yang seimbang antara debit air dan kondisi jalur.

Datanglah pagi hari agar trekking selesai sebelum terik siang atau hujan sore. Pada puncak kemarau, kawasan Gunung Guntur juga rawan kebakaran lahan dan jalurnya bisa ditutup sementara. Tanyakan kondisi jalur ke petugas basecamp sehari sebelum berangkat.

Bermain air di kolam curug boleh dilakukan dengan hati-hati. Hindari berdiri tepat di bawah jatuhan air saat debit tinggi, dan segera menjauh dari aliran sungai bila hujan deras turun di bagian atas gunung. Air yang sangat dingin juga cepat membuat tubuh menggigil, jadi batasi waktu berendam.

Menggabungkan Curug Citiis dengan Wisata Sekitar

Lokasi basecamp yang dekat Cipanas membuat kunjungan mudah digabung dalam satu hari. Setelah trekking, Anda bisa merendam kaki di pemandian air panas Cipanas Garut, yang airnya berasal dari gunung yang sama dengan curug ini. Kawasan Cipanas juga memiliki banyak pilihan penginapan bila Anda ingin bermalam.

Bila tertarik menjelajahi air terjun lain di Garut, bandingkan suasananya dengan Curug Orok di Cikajang, Curug Cihanyawar, atau Curug Tujuh Neglasari di Garut selatan. Sebagai pembanding jalur gunung berair dingin ini, tempat wisata lain di Garut memiliki karakter berbeda, dari kawah berbelerang sampai pantai selatan.

Air terjun lain beserta perbandingan akses dan tiketnya bisa Anda lihat di daftar curug di Garut.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah harus mendaki sampai puncak untuk melihat Curug Citiis?

Tidak. Curug Citiis berada di ruas awal jalur pendakian, antara Pos 1 dan Pos 2 jalur Citiis. Anda bisa berkunjung lalu kembali ke basecamp di hari yang sama tanpa melanjutkan ke puncak.

Apakah Curug Citiis cocok untuk anak-anak?

Jalurnya berupa tanah, batu besar, dan aliran sungai yang menanjak, dengan perkiraan 1,5–3 jam sekali jalan. Anak yang sudah terbiasa berjalan jauh bisa ikut dengan pendampingan, tetapi jalur ini kurang nyaman untuk balita.

Bolehkah berkemah di dekat Curug Citiis?

Area kemah di jalur Citiis umumnya berada di pos-pos pendakian yang ditentukan petugas. Tanyakan lokasi kemah yang diizinkan saat mendaftar di basecamp, dan jangan mendirikan tenda di luar zona yang diperbolehkan.

Apakah Curug Citiis Garut sama dengan Citiis di Tasikmalaya?

Berbeda. Citiis di Tasikmalaya adalah pemandian air panas di kaki Gunung Galunggung. Curug Citiis yang dibahas di sini berada di jalur Gunung Guntur, Tarogong Kaler, Garut.

Apakah Curug Citiis buka setiap hari?

Sejumlah media menyebut curug ini bisa dikunjungi setiap hari, tetapi jam layanan basecamp belum terverifikasi. Jalur juga bisa ditutup sementara saat kebakaran lahan atau cuaca buruk, jadi konfirmasikan ke petugas sebelum berangkat.

Jajang Yusup

Ditulis oleh

Jajang Yusup