Garut Selatan

Curug Orok Garut: Lokasi, Tiket, Rute, dan Asal-Usul Namanya

Jajang Yusup
Jajang Yusup

5 menit baca

Diperbarui

Air terjun Curug Orok di Cikajang Garut mengalir di antara tebing hijau berlumut

Ringkasan

Curug Orok adalah air terjun setinggi sekitar 45 meter di Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, Garut. Jaraknya sekitar 31–34 km dari kota Garut, dengan tiket masuk dilaporkan mulai Rp15.000–Rp17.000 per orang.

Info Curug Orok

Terakhir dicek: 31 Oktober 2026

Alamat
Jalan Curug Orok, Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa BaratKec. Cikajang · Garut Selatan
Akses
±34 km · ±75 menit dari pusat kota GarutDari kota Garut lewat Jalan Raya Garut–Cikajang (Bayongbong–Cisurupan), lalu ±5–9 km dari Cikajang ke Desa Cikandang. Akses: jalan masuk ±700 m, jalan desa ±200 m, lalu tangga ±200 m ke dasar curug. Angkutan umum: elf Garut–Bungbulang atau angkot Garut–Cikajang, turun di pertigaan Cibuluh, lanjut ojek.
Waktu terbaik
Pagi hari di musim kemarau, saat air jernih dan kabut belum tebal

Kisaran harga

  • Tiket masukRp15.000 (Orami, 2023); mulai Rp17.000 (Liputan6, Des 2025); dapat berubahRp15.000–Rp17.000 / orang
  • Parkir motorData 2023, dapat berubahRp3.000 / kendaraan
  • Parkir mobilData 2023, dapat berubahRp5.000 / kendaraan

Harga per Oktober 2026, dapat berubah sewaktu-waktu. Konfirmasi ke pengelola sebelum berkunjung.

Fasilitas

  • Area parkir
  • Toilet
  • Mushola
  • Warung makan
  • Gazebo
  • Penginapan sederhana
Daftar isi Tampilkan

Curug Orok adalah air terjun setinggi sekitar 45 meter di Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut. Lokasinya sekitar 31–34 km di selatan kota Garut dan bisa dicapai dalam 1–1,5 jam dengan kendaraan pribadi. Tiket masuknya dilaporkan mulai sekitar Rp15.000–Rp17.000 per orang.

Air terjun ini berada di lingkungan perkebunan teh dataran tinggi Cikajang, sehingga udaranya sejuk dan sering berkabut. Berikut penjelasan tentang asal-usul namanya, rute dari kota Garut, biaya masuk, fasilitas, serta hal yang perlu disiapkan sebelum berkunjung.

Lokasi Curug Orok di Desa Cikandang, Cikajang

Curug Orok terletak di Jalan Curug Orok, Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, di wilayah Garut selatan. Kawasan ini berada di sekitar kaki pegunungan yang sama dengan Gunung Papandayan, dengan hamparan kebun teh di sepanjang jalan menuju lokasi.

Curug ini sudah dibuka sebagai objek wisata sejak 21 April 1996. Sejumlah sumber menyebut pengelolaannya berada di bawah perusahaan perkebunan, yaitu PT Perkebunan Nusantara, karena lokasinya masuk area perkebunan. Bagi warga Garut, namanya sudah lama dikenal sejajar dengan tujuan alam lain seperti Kawah Kamojang.

Asal-Usul Nama Curug Orok dan Curug Cikahuripan

Dalam bahasa Sunda, orok berarti bayi. Menurut cerita warga setempat, dahulu ada seorang perempuan muda yang membuang bayinya dari puncak air terjun, sehingga tempat ini dinamai Curug Orok. Versi tahun kejadiannya berbeda-beda antarsumber, jadi anggap kisah ini sebagai cerita rakyat, bukan catatan sejarah.

Bentuk air terjunnya terdiri dari dua aliran. Aliran yang besar diibaratkan sebagai sang ibu, sedangkan aliran kecil di sebelah kirinya diibaratkan sebagai bayi. Aliran kecil itu dikenal juga dengan nama Curug Cikahuripan.

Perbedaan keduanya terlihat setelah hujan. Air Curug Orok biasanya berubah keruh, sedangkan Curug Cikahuripan tetap relatif jernih meski debitnya kecil. Di sepanjang aliran sungai ini disebut ada beberapa curug lain, tetapi yang dibuka untuk wisata baru Curug Orok.

Rute Menuju Curug Orok dari Kota Garut

Jalur utama dari pusat kota Garut adalah Jalan Raya Garut–Cikajang ke arah selatan. Kondisi jalannya beraspal dan bisa dilalui motor maupun mobil. Dari pusat Kecamatan Cikajang, lokasi curug berjarak sekitar 5–9 km lagi, tergantung titik awal yang dipakai sumber.

  1. Dari pusat kota Garut, ambil jalur ke selatan melalui Bayongbong dan Cisurupan menuju Cikajang.
  2. Dari Cikajang, lanjutkan ke arah Desa Cikandang mengikuti petunjuk menuju Curug Orok.
  3. Parkir kendaraan di area parkir pengelola, lalu turun ke dasar curug melalui jalan desa dan tangga.

Bila memakai angkutan umum, naik elf jurusan Garut–Bungbulang atau angkot Garut–Cikajang dari Terminal Guntur. Turun di pertigaan Cibuluh, lalu lanjutkan dengan ojek ke lokasi. Gunakan aplikasi peta untuk memastikan titik turun, karena rute angkutan bisa berubah.

Jalur ini juga dipakai sebagian operator wisata petualangan. Salah satu rute offroad Land Rover di Garut berawal dan berakhir di Curug Orok setelah melintasi perkebunan teh.

Harga Tiket, Parkir, dan Jam Buka Curug Orok

Tarif di Curug Orok tidak seragam di setiap sumber, jadi siapkan sedikit lebih dari angka di bawah ini. Data per Oktober 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola.

Jenis biayaKisaran tarifCatatan
Tiket masukRp15.000–Rp17.000 per orangRp15.000 dilaporkan pada 2023; Rp17.000 dilaporkan pada akhir 2025
Parkir motorsekitar Rp3.000Data 2023
Parkir mobilsekitar Rp5.000Data 2023

Jam operasional juga dilaporkan berbeda. Media pada 2023 menyebut buka setiap hari pukul 08.00–20.00 WIB, sedangkan data lama dinas pariwisata mencatat 09.00–16.30 WIB. Agar aman, rencanakan kunjungan antara pagi dan sore, karena setelah itu kabut makin tebal dan tangga menjadi gelap serta licin.

Fasilitas dan Aktivitas di Kawasan Curug Orok

Untuk ukuran wisata air terjun, fasilitas di Curug Orok tergolong memadai. Berdasarkan laporan media dan pengunjung, fasilitas yang tersedia antara lain:

  • Area parkir sekitar 500 meter persegi yang disebut mampu menampung kurang lebih 10 bus, 20 mobil, dan 50 motor.
  • Toilet dan mushola.
  • Warung makan dan minuman serta gazebo untuk beristirahat.
  • Penginapan sederhana di sekitar area parkir bagi yang ingin bermalam.

Aktivitas utamanya adalah menikmati air terjun dari dekat, merasakan percikan airnya, dan memotret aliran ganda Curug Orok dan Cikahuripan. Sebagian pengunjung juga bermain air di kolam di bawah curug. Bila ingin basah-basahan, bawa baju ganti dan handuk karena airnya dingin.

Kondisi Medan, Cuaca, dan Keselamatan

Akses dari jalan raya terdiri dari tiga bagian. Pertama, jalan masuk sekitar 700 meter dengan lebar 3–5 meter. Kedua, jalan desa sekitar 200 meter. Terakhir, jalan setapak bertangga sekitar 200 meter hingga ke dasar curug. Perjalanan turun terasa ringan, tetapi perjalanan naik kembali cukup menguras tenaga, terutama bagi lansia dan anak-anak.

Suhu di kawasan Cikajang cukup dingin, apalagi saat kabut turun. Ketika kabut tebal, jarak pandang bisa tinggal beberapa meter saja. Perhatikan hal berikut selama berada di lokasi:

  • Pakai alas kaki bergerigi karena tangga dan batu di sekitar curug mudah licin.
  • Jangan mendekat ke bawah jatuhan air saat debit tinggi atau air terlihat keruh setelah hujan.
  • Awasi anak-anak saat bermain di kolam, karena kedalaman tiap bagian kolam tidak sama.
  • Segera naik bila hujan deras turun, karena debit air bisa naik dengan cepat.

Tips Berkunjung dan Tujuan Lain di Sekitar Cikajang

Datanglah pada pagi hari di musim kemarau agar air lebih jernih dan cuaca lebih cerah. Bawa jaket tebal, jas hujan, uang tunai pecahan kecil, dan sedikit bekal. Hindari akhir pekan panjang bila ingin suasana yang lebih tenang.

Curug Orok mudah digabungkan dengan perjalanan ke Garut selatan. Di Cikajang ada panorama Batu Tumpang di tepi jalan Cikajang–Pameungpeuk. Bila melanjutkan ke pesisir, Anda bisa menuju Pantai Rancabuaya atau Pantai Cijeruk dengan berangkat sepagi mungkin.

Untuk perbandingan suasana air terjun lain, coba juga Curug Citiis di lereng Gunung Guntur yang menuntut trekking lebih panjang. Pilihan destinasi lain di wilayah ini bisa Anda lihat di daftar wisata Garut selatan.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Berapa ketinggian Curug Orok?

Curug Orok dilaporkan memiliki ketinggian sekitar 45 meter. Air terjunnya terdiri dari dua aliran, yaitu aliran utama Curug Orok dan aliran kecil di sebelah kiri yang disebut Curug Cikahuripan.

Apakah boleh berenang di Curug Orok?

Sebagian pengunjung bermain air di kolam di bawah curug. Lakukan hanya saat air jernih dan debit normal, jangan berdiri tepat di bawah jatuhan air, dan selalu awasi anak-anak.

Apakah ada penginapan di dekat Curug Orok?

Ada penginapan sederhana yang dilaporkan tersedia di sekitar area parkir Curug Orok. Pilihan penginapan yang lebih beragam bisa dicari di kota Garut atau kawasan Cisurupan.

Apakah Curug Orok cocok untuk anak-anak dan lansia?

Bisa, asalkan siap menuruni dan menaiki tangga sekitar 200 meter. Jalan naik kembali cukup melelahkan, jadi beri waktu istirahat dan hindari berkunjung saat hujan karena tangga licin.

Kapan waktu terbaik ke Curug Orok?

Pagi hari di musim kemarau adalah waktu yang paling nyaman. Air cenderung jernih, kabut belum tebal, dan Anda punya cukup waktu untuk naik kembali sebelum sore.

Jajang Yusup

Ditulis oleh

Jajang Yusup