Itinerary 3 Hari di Kamojang: Jadwal 3D2N, Penginapan, dan Tiket


Ringkasan
Itinerary 3 hari di Kamojang bisa dimulai dari Situ Cangkuang dan Kebun Mawar Situhapa, lanjut Kawah Kamojang dan Kamojang Ecopark, lalu ditutup wisata ringan dan oleh-oleh, dengan menginap di Jalan Raya Kamojang.
Daftar isi TampilkanSembunyikan
Itinerary 3 hari di Kamojang paling nyaman disusun dengan satu titik menginap di Jalan Raya Kamojang, Kecamatan Samarang, lalu menjelajah objek wisata yang searah. Hari pertama untuk perjalanan dan Kebun Mawar Situhapa, hari kedua untuk kawah dan hutan pinus, hari ketiga untuk wisata ringan dan oleh-oleh sebelum pulang.
Berikut contoh jadwal 3 hari 2 malam yang realistis, pilihan penginapan di jalur Kamojang, kisaran tiket objek wisata per Oktober 2026, serta penyesuaian untuk rombongan yang ingin menambah outbound atau offroad. Jam dan harga dapat berubah, jadi anggap sebagai bahan perencanaan.
Gambaran Rute 3 Hari 2 Malam di Jalur Kamojang
Kawasan wisata Kamojang membentang di sepanjang jalan menanjak dari Samarang menuju perbatasan Kabupaten Bandung. Kebun Mawar Situhapa ada di KM 5, Kampung Sampireun di KM 4, Kamojang Ecopark di Desa Cisarua, dan area kawah di ujung atas jalur. Karena letaknya berderet, Anda tidak perlu berpindah penginapan.
- Hari 1: perjalanan masuk Garut, mampir Situ Cangkuang bila lewat Leles, check-in, sore di Kebun Mawar Situhapa.
- Hari 2: pagi di Kawah Kamojang, siang di Kamojang Ecopark, sore outbound atau istirahat.
- Hari 3: wisata ringan dekat kota, check-out, belanja oleh-oleh, pulang.
Dari Bandung, ada dua jalur umum. Jalur Nagreg–Leles–Garut kota cocok bila Anda ingin singgah di Cangkuang. Jalur Majalaya–Ibun langsung naik ke Kamojang lebih pendek, tetapi berkelok dan menanjak, sehingga kendaraan harus dalam kondisi prima.
Hari Pertama: Situ Cangkuang dan Kebun Mawar Situhapa
Bila Anda tiba di Garut sekitar pukul 10.00 lewat jalur Leles, gunakan waktu sebelum check-in untuk mengunjungi Candi Cangkuang dan Kampung Pulo. Anda menyeberang dengan rakit bambu, melihat candi Hindu dari sekitar abad ke-8, dan makam Embah Dalem Arief Muhammad. Sediakan waktu sekitar 1,5–2 jam.
Situ Cangkuang dilaporkan buka pukul 07.00–17.00. Tiket masuk dewasa sekitar Rp10.000–Rp20.000 dan rakit pulang-pergi sekitar Rp5.000–Rp10.000 per orang. Jarak dari kota Garut sekitar 20 km atau kurang lebih satu jam berkendara.
Setelah makan siang, lanjutkan ke Samarang untuk check-in sekitar pukul 14.00–15.00. Sore hari, kunjungi Kebun Mawar Situhapa yang buka pukul 09.00–17.00. Taman seluas sekitar 5 hektare ini memiliki koleksi mawar, begonia, kaktus, dan anggrek, dengan latar Gunung Guntur dan Cikuray saat cuaca cerah. Datanglah paling lambat pukul 15.30 agar sempat berkeliling.
Malamnya, makan malam di restoran penginapan atau restoran Kebun Mawar yang buka hingga pukul 20.00. Hari pertama sebaiknya tidak dipadatkan, karena perjalanan dari luar kota sudah cukup melelahkan.
Hari Kedua: Kawah Kamojang dan Hutan Pinus Ecopark
Mulailah sepagi mungkin. Kabut dan hujan di jalur Kamojang sering turun selepas tengah hari, terutama pada musim hujan. Berangkat pukul 07.00 membuat Anda tiba di area kawah saat udara masih cerah.
Pagi: Kawah Kamojang (sekitar 2–3 jam)
Area Kawah Kamojang berada di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, tepat di batas Samarang. Sejak sekitar 2025, area wisatanya dikenal juga sebagai D'Glorious Crater Kamojang dengan sistem tiket paket. Anda bisa melihat Kawah Kereta Api yang bergemuruh, Kawah Manuk, dan mandi uap di Kawah Hujan.
Tiket dewasa siang hari dilaporkan sekitar Rp40.000, paket Platinum sekitar Rp55.000, dan anak-anak sekitar Rp20.000–Rp30.000. Bawa baju ganti bila ingin mandi uap, dan jaga anak-anak agar tetap di jalur berpagar.
Di jalan Raya Kamojang juga terdapat Pusat Konservasi Elang Kamojang yang dikelola bersama Pertamina Geothermal Energy. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat rehabilitasi elang dan sarana edukasi. Jadwal kunjungan umum tidak dipublikasikan, jadi tanyakan dulu ke pengelola sebelum memasukkannya ke jadwal.
Siang: Kamojang Ecopark (sekitar 1,5–2 jam)
Turun dari kawah, singgahlah di Kamojang Ecopark di Desa Cisarua. Hutan pinusnya cocok untuk piknik, jalan santai, dan berfoto. Tiket masuk dilaporkan sekitar Rp15.000–Rp17.000 dengan jam kunjungan siang sekitar 08.00–16.00. Bawa bekal ringan atau makan siang di warung sekitar jalur.
Sore dan malam: outbound atau istirahat
Kembali ke penginapan sekitar pukul 15.00. Sore hari bisa diisi permainan kelompok bila Anda membawa rombongan kantor, sekolah, atau komunitas. Malam terakhir cocok untuk makan malam bersama dan acara keakraban.


Hari Ketiga: Wisata Ringan, Check-out, dan Oleh-oleh
Hari terakhir sebaiknya ringan. Sarapan, berkemas, lalu check-out paling lambat pukul 12.00 sesuai aturan umum hotel di kawasan ini. Bila masih ada waktu pagi, ada dua pilihan yang searah dengan jalur pulang.
- Karacak Valley di Kecamatan Garut Kota, sekitar 7,5 km dari pusat kota. Hutan pinus dan jalur ke Curug Ngebul cocok untuk jalan pagi. Ulasan lengkapnya ada di halaman Karacak Valley Garut.
- Bersantai di penginapan sambil menikmati udara pagi, bila rombongan membawa anak kecil atau lansia.
Setelah check-out, arahkan kendaraan ke kota Garut untuk berburu dodol, kerupuk kulit, dan produk kulit di sentra Sukaregang. Untuk referensi toko dan pengrajin, lihat daftar oleh-oleh dan kerajinan Garut. Usahakan meninggalkan Garut sebelum sore untuk menghindari antrean di jalur Nagreg, terutama saat akhir pekan.
Pilihan Penginapan di Jalur Kamojang
Menginap di jalur ini memudahkan Anda berangkat pagi ke kawah. Beberapa pilihan yang masih tercantum di platform pemesanan per Oktober 2026:
- Kamojang Green Hotel & Resort di Jalan Raya Kamojang, Desa Sukakarya, Samarang. Listing Trip.com mencantumkan bungalow, kolam renang luar ruang, restoran terapung, area outbound, jalur ATV, dan panjat dinding. Panahan, kano, dan flying fox dikenakan biaya tambahan. Check-in tercantum pukul 14.00 atau 15.00 tergantung platform, check-out pukul 12.00.
- Kampung Sampireun Resort & Spa di KM 4, resor bergaya kampung Sunda dengan bungalow di tepi danau. Harga kamar mulai sekitar Rp765 ribu per malam di platform pemesanan. Ulasan lengkapnya ada di halaman Kampung Sampireun Garut.
- Villa di Kebun Mawar Situhapa, mulai sekitar Rp430 ribu per malam untuk dua orang, cocok bila Anda ingin dekat taman.
Ulasan tamu terbaru untuk Kamojang Green Hotel & Resort jarang ditemukan, dan beberapa listing menyebut harga kamar belum termasuk sarapan. Pastikan ketersediaan kamar, fasilitas outbound, dan paket makan langsung ke pihak hotel sebelum membayar.
Kisaran Tiket Objek Wisata dalam Itinerary
Tabel berikut merangkum tiket masuk objek wisata yang dipakai dalam jadwal di atas. Angka dihimpun dari situs resmi, platform, dan media, berlaku per Oktober 2026 dan dapat berubah.
| Objek wisata | Jam buka | Tiket dewasa |
|---|---|---|
| Situ dan Candi Cangkuang | 07.00–17.00 | Rp10.000–Rp20.000, rakit PP Rp5.000–Rp10.000 |
| Kebun Mawar Situhapa | 09.00–17.00 | Rp17.500 (Senin–Sabtu), Rp22.500 (Minggu & libur) |
| Kawah Kamojang | 06.00–19.00 (dilaporkan) | Sekitar Rp40.000 siang, paket Platinum sekitar Rp55.000 |
| Kamojang Ecopark | 08.00–16.00 | Rp15.000–Rp17.000 |
| Karacak Valley | 08.00–17.00 | Rp10.000–Rp15.000 |
Untuk satu orang dewasa, total tiket kelima tempat ini sekitar Rp100 ribu–Rp130 ribu, belum termasuk parkir, makan, dan penginapan. Biaya parkir umumnya Rp3.000–Rp15.000 per kendaraan di tiap lokasi.
Menyesuaikan Jadwal untuk Rombongan dan Outbound
Itinerary di atas mudah diubah sesuai jenis rombongan. Untuk keluarga dengan anak kecil, kurangi satu objek di hari kedua dan perbanyak waktu istirahat. Untuk rombongan kantor atau sekolah, sesi outbound sebaiknya dijadwalkan sore hari pertama dan sore hari kedua, masing-masing sekitar dua jam.
Bila ingin suasana petualangan, ganti acara siang hari kedua dengan trip jeep 4x4. Trip offroad di Garut umumnya berlangsung 2–5 jam dengan rute seperti lereng Gunung Guntur dan hutan pinus. Kisaran harga dan tips keamanannya dibahas di panduan offroad Garut.

Rombongan besar sebaiknya memakai bus sedang atau elf. Jalan Raya Kamojang cukup menanjak, dan beberapa area parkir objek wisata tidak terlalu luas untuk bus besar.
Tips Sebelum Berangkat ke Kamojang
- Pesan penginapan lebih awal untuk akhir pekan dan libur panjang, lalu konfirmasi ulang fasilitas yang Anda butuhkan.
- Bawa jaket dan jas hujan. Udara di jalur Kamojang dingin, terutama pagi dan malam, dan hujan bisa turun mendadak.
- Siapkan uang tunai untuk tiket, parkir, dan jajanan, karena tidak semua loket menerima pembayaran nontunai.
- Cek kondisi rem dan ban bila memakai jalur Majalaya–Ibun yang berkelok dan menanjak.
- Utamakan keselamatan di area kawah. Ikuti jalur berpagar dan jauhi titik uap yang tidak dibuka untuk pengunjung.
Bila waktu Anda hanya dua hari, pertahankan Kebun Mawar Situhapa dan Kawah Kamojang sebagai inti perjalanan. Keduanya mewakili dua sisi Kamojang: taman yang tenang dan kawah panas bumi yang aktif.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Berapa biaya liburan 3 hari 2 malam di Kamojang?
Tiket masuk lima objek wisata dalam jadwal ini sekitar Rp100 ribu–Rp130 ribu per orang dewasa per Oktober 2026. Biaya terbesar ada pada penginapan, mulai sekitar Rp430 ribu per malam untuk villa kecil hingga Rp765 ribu ke atas untuk resor. Tambahkan biaya makan, parkir, dan bahan bakar.
Apakah Kawah Kamojang termasuk wilayah Garut?
Area wisata kawahnya secara administratif berada di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung. Namun jalur termudahnya melalui Kecamatan Samarang, Garut, sehingga sering dianggap wisata Garut. Jaraknya sekitar 23–25 km dari kota Garut.
Kapan waktu terbaik berlibur ke Kamojang?
Musim kemarau, sekitar Juni hingga September, umumnya memberi cuaca lebih cerah. Pada musim hujan, kunjungi objek luar ruang pada pagi hari karena kabut dan hujan sering turun selepas tengah hari. Hindari libur panjang bila tidak ingin antre di jalur Nagreg.
Apakah itinerary ini cocok untuk anak-anak?
Cocok, dengan penyesuaian. Kebun Mawar Situhapa memiliki tempat bermain anak dan Kamojang Ecopark cocok untuk piknik. Di area kawah, pastikan anak selalu didampingi dan tetap di jalur berpagar.

Ditulis oleh
Jajang Yusup



