Pesona Panorama Situ Bagendit

0
2981

Garut dilingkung ku gunung, itulah sebutan untuk Garut kota kecil di selatan Jawa Barat ini. Oleh karena itu Garut banyak memiliki objek wisana alam. Selait Hutan Gunung dan laut Garut juga memiliki objek wisata situ atau danau yaitu Situ Bagendit.

Sekilas

Situ Bagendit adalah destinasi wisata air berupa danau yang ada di kawasan Kecamatan Banyuresmi Garut. Situ ini banyak dikunjungi wisatawan karena lokasinya tidak jauh dari pusat kota Garut. Danau ini memiliki panorama alam yang cukup indah pemandangan gunung yang mengeliligi Garut juga terlihat jelas terutama Gunung Guntur Gunung Cikuray dan Gunung Haruman.

Legenda

Menurut warga sekitar Legenda Situ Bagendit ialah terdiri atas 2 suku kata yaitu Situ yang artinya danau dan Bagendit berasa dari Nyai Endit. Ceritanya bahwa dahulu kala disebuah desa terpencil ada seorang janda muda yang kaya raya yang sangat pelit, serakah, tamak,dan kikir terhadap warga desa itu. Nyi Endit tidak pernah mau memberikan sedikitpun bantuan dan tak segan-segan mengusir para warga yang meminta bantuannya.

Suatu ketika datang seorang kakek-kakek tua renta datang dengan membawa sebuah tongkat ditangannya. Kakek tua itu datang untuk meminta air kepada Nyai Endit, bukannya air yang ia dapat melainkan pukulan dan hinaan dari Nyai Endit. Saat itu sang kakek tua yang sudah tak berdaya karena dipukuli oleh nyi endit bangkit lalu menancapkan tongkat yang ia bawa. Saat dicabut kembali tiba-tiba menyemburlah air dari lubang bekas tongkat itu ditancapkan dan pada saat itu pula kakek-kakek itu menghilang.

Semakin lama semburan airnya semakin deras saat warga berlarian menyelamatkan diri Nyi Endit sibuk menyelamatkan semua harta bendanya. Tanpa ia sadari air sudah menggenangi seluruh desa. Dan akhirnya Nyi Endit yang tidak bisa menyelamatkan diri tenggelam bersama seluruh harta bendanya. Desa yang hanya tergenang air kini telah berubah menjadi sebuah danau dan warga desa yang selamat menamainya dengan Situ Bagendit.

Tiket Masuk

Harga tiket Situ Bagendit cukup terjangkau semua kalangan. Saat weekday, harga tiket masuk Situ Bagendit adalah Rp5,000/orang.

*Biaya parkir 7.000 untuk kendaraan roda 4 pribadi. Rp. 5,000 untuk kendaraan roda 2 dan Rp. 15,000 untuk bus
*Biaya sewa fasilitas keliling danau, Rakit bambu Rp. 50.000/ 60 menit kafasitas bisa sampai 10 orang, sedangkan untuk sepeda air, Rp, 20.000/20 menit dengan kafasitas 2 orang.

*Discalimer : Harga sewaktu-waktu dapat berubah

Fasilitas

Terdapat sejumlah fasilitas pendukung di kawasan Situ Bagendit untuk menunjang kenyamanan para pengunjung. Berikut bebrpa fasilitas yang ada di bagendit:

  • Toilet/WC Umum
  • Mushola
  • Area bermain anak
  • Saung/Gazebo
  • Warung
  • Rumah Makan
  • Rakit
  • Perahu Kayuh

Tempat Parkir

Tempat parkir cukup luas bisa memuat beberapa kendaraan seperti mobil dan bus. Selain itu are parkir juga bisa menamupung ratusan sepeda motor.

Aktivitas

Menaiki Rakit dan Perahu

Ada beberapa aktivitas menarik yang dapat Anda lakukan di Situ Bagendit ini. Anda bisa menaiki rakit atau menyewa perahu kayu berbentuk angsa untuk mengelilingi Situ Bagendit.

Memancing

Selain itu untuk Anda yang hobi memnacing, Anda juga bisa memancing di Situ Bagendit ini. Jika beruntung Anda bisa mendapatkan ikan

Fotography

Anda juga bisa menjadikan Situ Bagendit sebagai spot fotography. Disini Anda juga bisa berselfie untuk koleksi foto instagram Anda.

Lokasi

Alamat: Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat

Situ atau danau ini terletak tidak jauh dari kota Garut. Kalau dari Bandung, kita bisa langsung belok ke kiri sebelum pasar Leles. Jika ingin lebih mudah perjalanan dimulai dari Alun-Alun Taragong sebagai patokan. Belok kiri menuju pertigaan sekolah yang sering disebut STM Negri. Dari sini Anda bisa mengikuti atau menaiki angkot jurusan banyuresmi yang berwarna orangye. Untuk lebih jelasnya Anda bisa mengikuti perjalanan saya pada saat mengunjungi Situ Bagendit ini.

Mentari pagi mendampingi perjalanan kami menuju ke salah satu tempat Wisata Garutyang cukup tersohor di Jawa Barat yaitu Situ Bagendit yang berada di desa Bagendit, Kec. Banyuresmi, Kab. Garut. Kami memulai start dari depan gerbang sekolah yang ada di jl. Suherman, saat itu saya bersama teman wanita saya. Kami berangkat sekitar pukul 08.30 WIB dengan menunggangi kuda besi milikku, perjalanan kami tempuh selama 10 menit atau sekitar 6 km dari lokasi kami memulai start. Perjalanan kami rasa cukup menyenangkan karena lalulintas sedang lenggang seakan memberikan jalan bagi kami untuk cepat sampai di sana, diperjalanan kami disuguhi pemandangan pesawahan dan perkebunan yang sedang di garap oleh para petani. Kami seakan sedang menyaksikan tarian para petani dengan cangkul mereka.

situ bagendit ok

Akhirnya kami tiba di depan pintu masuk Situ Bagendit pukul 08.40 WIB, kami langsung mencari tempat untuk mengistirahatkan kuda besiku ini. Saya harus membeli tiket terlebih dahulu untuk bisa masuk kedalam, harga tiketnya pun sangat murah yaitu Rp.3.000 untuk dewasa dan Rp.1.500 untuk anak-anak. Kawasan ini beroperasi setiap hari dari pukul 07.00-17.00 WIB. Riak air melambai menyambut kedatangan kami saat tiba di situ bagendit, kami langsung mencari lokasi istirahat yang nyaman untuk melepas rasa lelah di tubuh selama perjalanan. Cuaca yang cerah dipadu angin yang berhembus pelan menambah kenyamanan saat kami berteduh di sebuah pohon yang lumayan besar. Sejauh mata memandang banyak wisatawan yang datang bersama keluarga atau mungkin dengan sahabat mereka. Sekilas teringat sejarah terbentuknya Situ Bagendit ini, rasanya ingin aku kembali melihat kejadiannya secara real.

situ bagendit

Lalu saya dibangunkan dari lamunan tentang Legenda Situ Bagendit ini oleh teman wanita saya. Setelah selesai beristirahat kami melanjutkan untuk menikmati keindahan hamparan air bak lautan berlian yang berkilau dipadu dengan background pegunungan. Sungguh pemandangan luar biasa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata bahwa inilah karya tuhan. Tak jarang kami sering melihat para warga berdiri diatas sebuah rakit sambil memegang jaring yang sedang mencari ikan. Di kawasan ini terdapat macam wahana baik untuk keluarga seperti taman bermain anak, kereta api mini, sepedah air, rakit, bangku taman, shelter dan fasilitas lainnya. Kami mencoba salah satu wahana yang ada disana yaitu menaiki sepedah air yang berbentuk angsa kami harus membayar Rp.10.000/15 menit. Kami diharuskan mengayuh pedal bersama-sama agar bisa melaju. Setelah selesai kami langsung mencari makan karena waktu sudah menunjukan pukul 12.00 WIB. Disekitar kawasan banyak warung dan pedagang yang menjual berbagai macam dagangan serta makanan khas garut.

ampsa

Setelah selesai makan siang kami lalu melanjutkan menyusuri jalan setapak dipinggir Situ Bagendit. Sambil mengobrol dengan teman wanita saya dan menikmati pemandangan yang indah. Tak terasa hari sudah sore matahari saat saya lihat jam sudah pukul 16.30 WIB, saatnya kami pulang tak ingin rasanya meninggalkan tempat yang menakjubkan ini. kami menyusuri jalan yang tadi kami lewat dan menuju gerbang pintu masuk. Kami di arahkan oleh para penjaga kemana jalan untuk keluar. Diperjalanan saya teringat kembali pemandangan yang sangat luar biasa, menikmati Pesona Panorama Situ Bagendit yang eksotis suatu saat kita akan bertemu lagi di wisata berikutnya.

Itulah ulasan saya tentang Situ Bagendit ini. Situ yang memiliki cerita menari ini masih minim fasilitas dan perlu adanya perbaikan untuk meningkatkan kenyamanan para wisatawannya. Sekian dan terimaksih.

Bantuan & Informasi Booking Penginapan, Hotel dan Paket Wisata Garut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here